Beberapa Cara Agar Tak Jadi Korban Hacker Kartu ATM
Komplotan ‘hacker’ pembobol data nasabah berbagai bank di Indonesia kini masih berkeliaran.
Mereka masih aktif membobol data nasabah bank pemegang kartu ATM, kemudian menggandakan kartu ATM itu dengan data para nasabah.
Lalu menjual kartu ATM dan Pinnya via Website, sehingga setiap orang yang membelinya bisa mengambil uang dari rekening milik orang lain itu.
Kanit IV Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Komisaris Teuku Arsya Khadafi, mengatakan, ada beberapa cara untuk menangkal rekening nasabah dibobol lewat kartu ATM hasil skimming atau penggandaan.
Baca juga: Gawat! Komplotan Hacker Bobol Data ATM Nasabah se-Indonesia
Pertama, kata Teuku Arsya, yakni dengan cara mengganti pin atm secara berkala, dua hari sekali, seminggu sekali, sampai sebulan sekali.
Kedua, ucap Arsya, yakni mengatur ponsel agar menerima laporan setiap rekening melakukan transaksi.
Sehingga bisa lekas diketahui apabila ada transaksi mencurigakan dan bisa buru-buru memblokirnya.
Sebelumnya, Polisi meringkus 5 pelaku yang membeli Kartu ATM hasil skimming di 3 alamat website. Lalu memakainya dan mengambil uang dalam rekeningnya.
Namun, Polisi belum meringkus para ‘hacker’ yang membobol data nasabah, lalu membuat kartu ATM dengan data tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar